Sunday, November 4, 2018

TEMPAT WISATA DI BATAM YANG PALING POPULAR DAN PALING KEREN | Explore Batam

7 KAPAL PESIAR TERBESAR DAN PALING MEWAH DI DUNIA, Titanic Gak Ada Apa-A...

7 Pulau Terindah Di Indonesia On The Spot Trans 7 Terbaru Januari 2017

Top10 Recommended Hotels in Nagoya, Indonesia

Paket 1 Day Tour Batam Island









Paket One Day Tour Batam sangat dinikmati oleh wisatawan lokal yang  ingin wisata

Di Kota Batam dengan Paket Tour Batam yang sudah kami kemas dan disajikan untuk
anda bersama keluarga atau rekan bisnis yang ingin wisata ke Batam ,
sehingga bisa anda nikmati tempat-tempat dan lokasi yang Popular di Batam
Tour Batam bisa anda nikmati  satu hari bersama kami dari sudut kota sampai ujung
Batamyang sangat banyak pulau - pulau dengan pemandangan indah dan
mengunjungi tempat-tempat ikon nya Wisata Batam seperti  dikunjungi  oleh
Wisatawan adalah Barelang Bridge yang sering disebut orang Jembatam Barelang,
Welcome To Batam,Ocarina, Pantai Nongsa, Rumah Adat Mini Atur, Mall Nagoya Hill,
Nagoya Plaza Hanphone Second dan Masih Banyak Lagi .
Paket Tour Batam ini sudah kami persiapkan bagi Anda dengan Harga Murah
sehingga Travelling di Batam anda menjadi Happy adapun Paket Tour dan
intinerary atauperjalanan yang sudah dipersiapkan untuk anda Rute dan Intinerary  :
Tour Program :
  • Penjemputan Hotel atau Air Port Bandara Hang Nadim Batam
  • Tour Batam Barelang Bridge
  • Melewati Kawasan Mungka Kuning
  • Photo Stop Icon Barelang Bridge
  • Camp Vietnam Pengungsian
  • Welcome To Batam
  • Rumah Adat Replika
  • Ocarina
  • Mall Nagoya Hill, Nagoya Kawan Belanja dan Oleh-Oleh Batam
  • Kembali Hotel
Harga Paket Tour Batam Rp 100,000 (Min 6 Org)
Paket Termasuk :
  • Transportasi Selama Tour
  • Tour Leader/ Driver
Tidak Termasuk :
  • Makan
  • Minum
  • Biaya Masuk Objek Wisata
Untuk Paket Tour Group Bisa Anda Hubungi Kami Segera
HP. 0822 8585 2328















Alat Musik Daerah Dari Kepulauan Riau


“Dambus”
  
Dambus adalah semacam alat seperti gitar tapi memiliki karakteristik dan bunyi yang berbeda dengan gitar masa kini. Dambus biasanya dipakai untuk mengiringi acara2 adat, tari-tarian , atau acara lainnya. 

Dambus sebenarnya juga merupakan alat musik daerah2 melayu dan timur tengah menurut sejarah, namun dalam perkembangan nya ada yang membedakan dambus bangka dengan yang lainnya. Pertama adalah bentuk kepala dambusnya berbentuk rusa yang merupakan binatang maskot Bangka. 
Kemudian senar nya ada 6, masing2 ad 3 pasang, 3 di atas dan 3 di bawah kalo tidak salah.



~ Lagu Daerah Dari Kepulauan Riau ~

Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Belayar malam…
Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Hai belayar malam…
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam…
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam…

Lancang kuning belayar malam…(2X)
Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Kuranglah faham…
Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Hai kuranglah faham…
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam…
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam…
Lancang kuning belayar malam…(2X)
Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Menentang badai…
Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Hai menentang badai…
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga…
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga…
Lancang kuning belayar malam…(2X)


~ Tarian Daerah Dari Kepulauan Riau ~

“TARI PERSEMBAHAN”

Tari persembahan merupakan salah satu tari yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bintan, tari ini sesuai dengan namanya yaitu persembahan adalah satu tarian yang gunanya untuk mempersembahkan satu penghormatan kepada tamu yang datang. 

Tarian ini biasanya ditampilkan pada acara-acara tertentu dan ditampilkan untuk menghormati dan menyambut tamu yang datang. Tari persembahan ini identik dengan pengajuan tepak sirih kepada orang yang dihormati dan meminta untuk mencoba sirih yang telah diberikan. Ini merupakan tradisi yang turun menurun dalam rakyat Melayu Bintan.

Disusun oleh : Dessy Syahrani - Batam Kota ( Diambil dari beberapa sumber **)

Warga Batam Riang Sambut Kenduri Seni Melayu 2018



Meski diguyur hujan, pembukaan Kenduri Seni Melayu ( KSM) ke 20 yang dipusatkan di Taman Engku Putri, Batam Center berjalan lancar dihadiri ribuan warga Batam dan wisatawan serta para pejabat daerah maupun pusat.
Acara yang dibuka semalam oleh Muhammad Rudi, Wali Kota Batam bukan hanya diguyur hujan tapi juga dibanjiri ‘hujan’ pantun sepanjang acara mulai jam 20.00 hingga jelang tengah malam. Seolah tertular virus pantun, peserta hingga pengunjungpun merangkai kata dengan berpantun.
Tanjaklah hitam berhias bintangHendak disusun tampak berseri. Jayalah Batam, Kepri Gemilang. Budaya serumpun satukan kami,” kata Wali Kota membuka acara kenduri.
Tanjak adalah alas kepala tradisional Melayu yang dipakai oleh golongan lelaki. Tanjak ini dibuat dengan menggunakan kain songket atau kain tenun panjang yang dilipat-lipat dan diikat dalam gaya (solek) yang tertentu.
Rudi  menjawab pantun yang sebelumnya disampaikan oleh Esthy Reko Astuti, Staff Ahli Menpar Bidang Multikultural mewakili Menpar Arief Yahya yang berhalangan hadir. Jelang pembukaan,  kata Esthy, KSM menjadi trending topic ke tiga secara nasional di Twitter.
Muhammad Rudi mengungkapkan, KSM 2018 sebagai momentum untuk menjaring wisatawan khususnya mancanegara. “Event ini sangat strategis. KSM jadi upaya pelestarian budaya, disamping menarik kunjungan wisman,” ujarnya.
Acara yang berlangsung 1-3 November 2018 setiap malam ini diawali  hiburan berupa tembang-tembang Melayu, lagu Kenduri Seni Melayu dan dilanjutkan dengan Tari Kreasi oleh Rampai Mahkota Chamber.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan, KSM 2018 sebagai momentum untuk menjaring wisatawan khususnya mancanegara apalagi dengan kehadiran peserta dari 6 negara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Thailand dan India.
Suasana Taman Engku Putri, semalam tempat acara berlangsung memang kental dengan budaya Melayu karena mulai panitia, peserta maupun pengunjung mengenakan kostum Melayu.
Sementara aktivitas lainnya mulai dari kegiatan bazaar, kuliner, dekorasi panggung dan aksi Iyeth Bustami membawakan 8 lagu membuat KSM sekaligus  menjadi pengingat bagi generasi milenial betapa pentingnya melestarikan budaya Melayu.

Esthy Reko Astuti pada kesempatan itu mengingatkan berbagai pihak bahwa KSM sudah lolos penilaian dari enam kurator pilihan Kemenpar hingga akhirnya masuk menjadi Calender of Event Wonderful Indonesia.
“ Jadi Kenduri Seni Melayu ( KSM) ke 20 harus terus dipertahankan setiap tahun yang kali ini bertepatan dengan ulangtahun kota Batam ke 189 tahun,” kata Esthy.
Budaya Melayu, tambah Wali Kota Muhammad Rudi, juga harus terus dilestarikan dan pihaknya akan mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau khususnya Batam menjadi pusat budaya Melayu dan tujuan wisata religi.
“Kita akan kemas paket wisata yang kental dengan budaya Melayu dan bukan hanya di kota Batam tapi juga ke desa-desa karena itu aksesibilitas jalan-jalan ke perkampungan menjadi prioritas,” tambahnya.
Budaya Melayu menjadi aset penting untuk membuat Batam juga menjadi tujuan wisata religi seiring dengan tengah dibangunnya sebuah masjid besar berkapasitas 25.000 jemaah.
Saat ini proses pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, nama pahlawan nasional asal Kepri itu sudah mencapai 50 persen. Berdasarkan target, Masjid yang berada di Tanjunguncang ini diprediksi selesai tepat waktu yakni Oktober 2019 mendatang.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan September 2019 selesai. Sehingga awal Oktober 2019, Masjid yang diklaim terbesar di Pulau Sumatera ini sudah harus diresmikan.

“ Kehadiran masjid ini saya yakin kunjungan wisman ke Batam meningkat dari 2 juta orang menjadi 3 juta orang/ tahun,” kata Wali Kota Mohammad Rudi yang bertekad di era kepemimpinannya pariwisata menjadi sumber utama Penghasilan Asli Daerah ( PAD)
Sumber : bisniswisata.co.id
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...